Tahun 2013 adalah tahun keemasan bagi ke 7 mashasiswa psikologi disalah satu universitas
swasta di jakarta. “hahaha...”
makhluk-makhluk ini adalah makhluk yang memiliki keragaman karakter dan sifat
yang berbeda-beda “ya iyalah beda, kalo
sama ketumbar dooong, eh, kembar maksudnya..hahah”...gua yakin mereka semua
memilik kesukaan yang sama di salah satu lagunya ari lasso yang berjudul “Mengejar
Matahari” karna lagu ini adalah lagu yang menceritakan angan-angan dari mereka
semua “ya benar, Mengejar matahari..”.
Walaupun mereka semua telat dalam kelulusan dibandingkan teman-temannya. Namun mereka
memiliki tujuan yang sama untuk dirinya juga orang lain. Salah satunya, Simpel mereka
ingin sebelum mereka lulus dan sukses dalam mimpinya, mereka ingin junior di
bawahnya menumbuhkan rasa saling peduli, menghargai, memaklumi orang lain.
Kebersamaan saat ini adalah tugas pokok yang diemban oleh mereka semua ,mulai
dari mengingatkan satu sama lain, ngopi bareng, patungan buat
beli rokok, beli gorengan dikantin seharga Rp5000. “harga gorengan nya emang murah, tapi yang membuat mahal adalah, ketika makan sepiring tapi rombongan, hahah
gimana engga,,goceng tapi nilai didalamnya lebih dari goceng,,,coba deh
bayangin (jangan bayangin gorengan sama saus kacangnya hahahah,,nnti ngileer
lho).” Ketika dikampus mereka banyak menghabiskan kebersamaan dikantin,
secaraa kasat mata memang tidak ada yang bermanfaat. Namun dilihat dari nilai
estetika banyak pelajaran dan nilai bermanfaat yang di ambil ketika mereka
sedang bersama. Wanita seksi, ketek bersih, rambut panjang dan tidak petakilan,
adalah sesuatu yang dapat mengalihkan dunianya mereka ketika sedang berkumpul
dikantin hahah, kata-kata dimunculkan
ketika itu adalah “anjriit sinam tengab,
edeg aguj ay (serasa kopi jadi ager, gorengan
jadi pane cake, rokok jadi pena lukisan “hahah apaa siii”)”. Dari banyaknya
hal yang mereka miliki. Ada salah satu yang sangat dan amat di takuti mereka
ketika mereka sedang berkumpul “hahaha” yaitu ketika mereka bertemu dosen
pembimbing masing-masing dan ketika ada salah seorang yang menanyakan tentang
bagaimana skripsinya “hahahahahha serasa
seisi kampus menghantui mereka dengan ucapan, tulisan. skripsi,,,mana skripsi
kaliaan,,,kapan kalian lulus,,gelas, piring, bungkus rokok, daftar menu makanan
isinya skrippppsiiiiiii semua,,,skripsi
rica-rica, sayur asem skripsi, pepes skripsi, semur skripsi, nasi handoko bumbu
skripsi, skripsi bumbu bakar, skripsi rames, skripsi choco granule, soto
skripsi, mie ayam jamur skripsi,,,,,aaaaaaaakkkkh,
tidaaaaak,,antar kan aku ke negri di atas
awaaaan”. Namun, yang membuat badan mereka tegap sampai sekarang adalah
selain tujuan hidup masing-masing juga keinginan untuk melempar toga bersama
sama, mereka mengawali menempuh ilmu psikologi secara bersama, mereka juga
ingin mengakhirinya secara bersama. Itulah yang memberikan kekuatan para
mahasiswa tingkat akhir psikologi disalah satu universitas swasta di jakarta. Karna
bagi mereka kebersamaan, rasa peduli, dan saling memaklumi /menghargai adalah sesuatu
yang tidak bisa dinilai dari segi materil.karna, Kesuksesan seeorang itu sudah
digariskan oleh sang kuasa selama kita masih berusaha dan berbuat baik.
Bersambung........
NB :
Saat ini mereka sedang berjuang mengejar matahari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar