Minggu, 17 November 2013

Mahasiswa tingkat akhir

Tahun 2013 adalah tahun  keemasan bagi  ke 7 mashasiswa psikologi disalah satu universitas swasta di jakarta. “hahaha...” makhluk-makhluk ini adalah makhluk yang memiliki keragaman karakter dan sifat yang berbeda-beda “ya iyalah beda, kalo sama ketumbar dooong, eh, kembar maksudnya..hahah”...gua yakin mereka semua memilik kesukaan yang sama di salah satu lagunya ari lasso yang berjudul “Mengejar Matahari” karna lagu ini adalah lagu yang menceritakan angan-angan dari mereka semua “ya benar, Mengejar matahari..”. Walaupun mereka semua telat dalam kelulusan dibandingkan teman-temannya. Namun mereka memiliki tujuan yang sama untuk dirinya juga orang lain. Salah satunya, Simpel mereka ingin sebelum mereka lulus dan sukses dalam mimpinya, mereka ingin junior di bawahnya menumbuhkan rasa saling peduli, menghargai, memaklumi orang lain. Kebersamaan saat ini adalah tugas pokok yang diemban oleh mereka semua ,mulai dari mengingatkan satu sama lain, ngopi bareng, patungan  buat  beli rokok, beli gorengan dikantin seharga Rp5000. “harga gorengan nya emang murah, tapi yang membuat mahal adalah,  ketika makan sepiring tapi rombongan, hahah gimana engga,,goceng tapi nilai didalamnya lebih dari goceng,,,coba deh bayangin (jangan bayangin gorengan sama saus kacangnya hahahah,,nnti ngileer lho).” Ketika dikampus mereka banyak menghabiskan kebersamaan dikantin, secaraa kasat mata memang tidak ada yang bermanfaat. Namun dilihat dari nilai estetika banyak pelajaran dan nilai bermanfaat yang di ambil ketika mereka sedang bersama. Wanita seksi, ketek bersih, rambut panjang dan tidak petakilan, adalah sesuatu yang dapat mengalihkan dunianya mereka ketika sedang berkumpul dikantin hahah, kata-kata  dimunculkan ketika itu adalah “anjriit sinam tengab, edeg aguj ay (serasa  kopi jadi ager, gorengan jadi pane cake, rokok jadi pena lukisan “hahah apaa siii”)”. Dari banyaknya hal yang mereka miliki. Ada salah satu yang sangat dan amat di takuti mereka ketika mereka sedang berkumpul “hahaha” yaitu ketika mereka bertemu dosen pembimbing masing-masing dan ketika ada salah seorang yang menanyakan tentang bagaimana skripsinya “hahahahahha serasa seisi kampus menghantui mereka dengan ucapan, tulisan. skripsi,,,mana skripsi kaliaan,,,kapan kalian lulus,,gelas, piring, bungkus rokok, daftar menu makanan isinya skrippppsiiiiiii semua,,,skripsi rica-rica, sayur asem skripsi, pepes skripsi, semur skripsi, nasi handoko bumbu skripsi, skripsi bumbu bakar, skripsi rames, skripsi choco granule, soto skripsi, mie ayam jamur skripsi,,,,,aaaaaaaakkkkh, tidaaaaak,,antar kan aku ke  negri di atas awaaaan”. Namun, yang membuat badan mereka tegap sampai sekarang adalah selain tujuan hidup masing-masing juga keinginan untuk melempar toga bersama sama, mereka mengawali menempuh ilmu psikologi secara bersama, mereka juga ingin mengakhirinya secara bersama. Itulah yang memberikan kekuatan para mahasiswa tingkat akhir psikologi disalah satu universitas swasta di jakarta. Karna bagi mereka kebersamaan, rasa peduli, dan saling memaklumi /menghargai adalah sesuatu yang tidak bisa dinilai dari segi materil.karna, Kesuksesan seeorang itu sudah digariskan oleh sang kuasa selama kita masih berusaha dan berbuat baik.
Bersambung........
            NB : Saat ini mereka sedang berjuang mengejar matahari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar